28 March 2017

Kelebihan Dan Kekurangan Root Pada Smartphone

Beberapa dari para pengguna smartphone pastinya senang mengoprek perangkat android miliknya, bahkan ada yang melakukan root pada smartphone miliknya. Tapi kita harus tahu kelebihan dan kekurangan root pada smartphone terlebih dahulu.

Sebenarnya sah-sah saja bila kita melakukan root terhadap ponsel android kita. Karena kita bisa mendapatkan akses penuh ke sistem, dari smartphone kita.

Tapi sebelum melakukan root pada smartphone, ada baiknya kita mengenali baik buruknya terlebih dahulu.
Kelebihan-Dan-Kekurangan-Root-Smartphone

Kelebihan Dan Kekurangan Root Smartphone

Berikut ini ada beberapa kelebihan serta kekurangan, perangkat android yang sudah di root:

Kelebihan

1. Menjalankan aplikasi tertentu

Bila smartphone kita sudah diroot, maka kita bisa menjalankan beberapa aplikasi, yang sebelumnya tidak bisa kita jalankan.

Karena ada beberapa aplikasi yang membutuhkan root agar kita bisa memasang dan menjalankannya pada ponsel android kita.

Seperti aplikasi AdBlocker, Root Explorer dan aplikasi lainnya yang membutuhkan akses root untuk menjalankannya.

2. Menghemat ruang penyimpanan

Kita juga bisa menghemat ruang penyimpanan internal, bila kita sudah melakukan root pada smartphone kita.

Hal itu dikarenakan kita dapat menghapus beberapa aplikasi bawaan, yang tidak bisa dihapus jika ponsel android kita belum diroot.

Tapi kita harus berhati-hati bila ingin menghapus aplikasi atau file bawaan, karena ada beberapa aplikasi bawaan yang justru penting untuk smartphone.

Bila kita hapus aplikasi tersebut, justru ponsel android kita akan mengalami mal fungsi, dan bahkan bisa terjadi softbrick.

3. Bisa memasang custom ROM

Kelebihan dari melakukan root pada smartphone lainnya adalah, kita bisa memakai custom ROM pada Android kita.

Biasanya para pengguna smartphone sangat senang, menggunakan custom ROM untuk ponsel android miliknya.

Selain tampilannya bagus serta berbeda dari ROM bawaan, dengan menggunakan custom ROM juga biasanya terdapat beberap fitur yang tidak terdapat pada ROM bawaan.
Kelebihan-Dan-Kekurangan-Root-Smartphone

Kekurangan

1. Menghilangkan garansi

Jika kita melakukan root pada smartphone milik kita, tentu saja akan menghilangkan garansi yang diberikan pihak vendor.

Hal itu dikarenakan, melakukan root pada android bisa dikatakan tindakan ilegal. 

Oleh karena itu bila terjadi kerusakan sistem, setelah melakukan root pada smartphone, maka pihak vendor akan menggugurkan garansinya.

2. Bisa menyebabkan kerusakan sistem

Melakukan root panda android juga sebenarnya penuh resiko, karena bila terjadi kesalahan saat proses root, bisa menyebabkan perangkat kita mengalami softbrick.

Yang lebih fatal lagi, bila kita melakukan kesalahan saat proses root, bisa menyebabkan smartphone kita mati total.

3. Rentan terhadap serangan virus

Smartphone yang sudah diroot sangat rentan terkena serangan virus, ataupun malware. Karena bila kita menggunakan sistem yang sudah diroot, berarti pengamanan pada sistemnya sudah dibuka.

Untuk itulah beberapa aplikasi keuangan, biasanya tidak dapat dijalankan pada smartphone yang susah diroot.

Hal itu dikarenakan pihak developer tidak mau penggunaannya menjadi korban pencurian ​data, jadi mereka membuat aplikasi tidak bisa dijalankan pada perangkat android yang sudah diroot.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan dari melakukan root pada smartphone. Alangkah baiknya bila kita menggunakan sistem operasi bawaan saja, tanpa haru melakukan root.

Selain lebih memberikan keamanan terhadap data-data yang terdapat pada smartphone kita, tapi juga bisa menjaga kinerja smartphone tetap optimal.

Cara Membebaskan Memori Internal Yang Penuh

Sebagai pengguna smartphone, pastinya kamu pernah mengalami memori internal pada ponselmu penuh. Dan pastinya kamu pernah bertanya-tanya, bagaimana cara mengatasai memori internal yang penuh?

Meskipun kamu merasa tidak pernah menghabiskan banyak memori untuk menyimpan data ke dalam smartphone, tapi justru ruang penyimpanan internal ponselmu sudah hampir penuh.

Bahkan untuk menginstal aplikasi ringan saja sudah tidak mencukupi, sebab sisa memori internal terlalu sedikit.

Cara Membebaskan Memori Internal Yang Penuh

membebaskan-memori-internal-penuh

Pada dasarnya setiap penggunaan smartphone akan meninggalkan file sampah. Baik itu saat sedang browsing di internet, ataupun ketika membuka berbagai macam aplikasi.

Kesemua aktivitas tersebut dapat menghasilkan sebuah file temporer, yang akhirnya akan membebani memori internal smartphone.

Berikut ini ada beberapa cara, untuk mengatasi memori internal smartphone​yang sudah terlalu penuh, antara lain:

1. Menghapus Aplikasi Yang Jarang Digunakan

hapus-aplikasi-jarang-digunakan-membebaskan-memori-internal-penuh

Cara pertama untuk membebaskan memori internal yang penuh adalah, dengan menghapus aplikasi yang jarang digunakan.

Hal ini bertujuan untuk meringankan beban memori penyimpanan tersebut, karena semakin banyak aplikasi yang diinstal, semakin banyak juga ruang penyimpanan yang dibutuhkan.

2. Pindahkan File Foto Dan Video Ke SD Card


pindahkan-file-ke-sdcard-membebaskan-memori-internal-penuh

Selanjutnya untuk bisa meringankan beban memori internal pada smartphone, kita bisa memindahkan semua file foto dan video ke SD Card.

Agar sisa dari memori internal jadi lebih banyak, jadi kinerja smartphone juga tetap gesit.

3. Hapus Data Cache

hapus-file-cache-membebaskan-memori-internal-penuh

File cache sendiri merupakan file sementara, yang dihasilkan ketika kita membuka dan memuat suatu aplikasi ataupun halaman web.

Tanpa kita sadari file cache yang tidak pernah kita hapus, akan menjadi beban untuk memori internal ponsel kita.

Oleh karena itulah, kita harus memeriksa secara berkala file cache pada ponsel android kita. Ketika sudah terlalu banyak, kita bisa menghapus file sementara itu.

4. Menonaktifkan Aplikasi Bawaan Pada Smartphone

nonaktifkan-aplikasi-bawaan-membebaskan-memori-internal-penuh

Selain file cache, yang banyak berperan memakan ruang penyimpanan internal adalah, aplikasi bawaan pada smartphone.

Oleh karena pihak vendor berusaha menyuguhkan, aplikasi serta fitur-fitur menarik yang berguna untuk memberi dukungan terhadap ponsel android besutan mereka.

Untuk itulah mereka menyematkan beberapa aplikasi bawan, ke dalam smartphone milik kita. Yang justru akan memakan ruangan penyimpanan cukup besar.

Jadi agar memori internal smartphone kita tidak cepat penuh, maka lebih baik menonaktifkan aplikasi bawaan tersebut.

5. Wipe Data / Reset Factory

Reset-Factory-membebaskan-memori-internal-penuh

Bila cara serta langkah diatas masih belum ampuh, mengatasi ruang penyimpanan yang semakin menipis.

Kita bisa menggunakan metode wipe data dan factory reset, sehingga semua data serta file yang terdapat di memori internal akan terhapus semua.

Jadi kita perlu takut akan ada file atau data sampah yang tertinggal. Karena setelah menerapkan metode ini, smartphone kita akan bersih dari file-file sampah.

Namun sebelum melakukan cara yang kelima ini, ada baiknya kita membuat cadangan, untuk file penting seperti kontak ataupun sms.

Karena bila kita menerapkan metode reset factory, semua data yang terdapat pada memori internal akan di hapus secara keseluruhan, kecuali file serta apkikasi bawaan.

Itulah lima cara mengatasi memori internal smartphone yang penuh, dengan cara membebaskan ruang penyimpanan dari file serta aplikasi yang kurang berguna.